Langsung ke konten utama

Susu Telur Madu Jahe: Minuman Tradisional yang Menghangatkan dan Menyehatkan


Telur Madu Jahe di warung gerobak Pak Feri (15/11/2023)

Jakarta, Matamedia. Di tengah gemerlap kota yang tak pernah tidur, terdapat sebuah warung gerobak di Pulogadung yang selalu ramai dikunjungi. Warung tersebut dikenal sebagai tempat penjual minuman tradisional, Susu Telur Madu Jahe. Meski terdengar sederhana, minuman ini ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan telah menjadi kesukaan banyak orang.

Pak Feri, pemilik warung tersebut, setiap harinya selalu disibukkan dengan pesanan minuman hangat tersebut. Menurutnya, Susu Telur Madu Jahe merupakan minuman yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. “Susu Telur Madu Jahe untuk mengembalikan stamina. Saat badan capek, besoknya enakan dan mengembalikan staminanya lebih cepat.”

Susu Telur Madu Jahe adalah kombinasi dari susu, telur, madu dan Jahe. Jahe dikenal dapat menghangatkan tubuh dan membantu mengurangi rasa mual. Telur kaya akan protein dan bisa memberikan tenaga. Madu adalah pemanis alami yang juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk meningkatkan imun tubuh. Dan susu yang merupakan sumber kalsium dan protein, tentu sangat baik untuk tulang dan pertumbuhan.

Pak Feri mempraktikan cara pembuatan Susu Telur Madu Jahe. Berikut langkah-langkah pembuatannya:

1. Tuangkan susu kental manis ke gelas.

2. Masukkan madu sesuai selera.

3. Masukkan sedikit bubuk pinang.

4. Masukkan sedikit bubuk vanili.

5. Masukkan kuning telur yang telah dipisahkan dari bagian putihnya.

6. Aduk semua bahan tadi.

7. Tuangkan air jahe.

8. Aduk kembali supaya merata.

9. Susu Telur Madu Jahe siap dinikmati.

Pak Feri berbagi cerita suka duka dalam menjalani bisnis Susu Telur Madu Jahe ini. “Sukanya, bertemu konsumen, bertemu banyak konsumen yang baik-baik. Dukanya ya saat sepi.” Ia juga berbagi mengenai omzet penjualannya, yaitu 500-700 per hari. Pak Feri mengatakan penghasilan terbesarnya adalah di masa covid-19 mulai merambah. Penghasilan mencapai 2 juta per hari.

Di era modern ini, Susu Telur Madu Jahe mungkin terdengar kuno. Namun, manfaatnya untuk kesehatan membuat minuman ini htetap relevan dan dicari banyak orang. Seperti pepatah lama, “segala sesuatu yang lama akan menjadi baru lagi.” Dan tampaknya, hal tersebut berlaku juga untuk Susu Telur Madu Jahe.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBSI Pemuda Gelar Sosialisasi “Stop Bullying, Speak Kindness” di Halo Zakat YBKB Pasar Rebo, Tekankan Peran Komunikasi Positif

 PRESS RELEASE Jakarta, 9 November 2025 – Delapan mahasiswa semester akhir jurusan Ilmu Komunikasi, Konsentrasi Public Relations, dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Pemuda sukses melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertama “Stop Bullying, Speak Kindness” pada hari Minggu, 9 November 2025. Acara ini diselenggarakan di Halo Zakat Pasar Rebo, salah satu lokasi di bawah naungan Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa (YBKB). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai pemenuhan tanggung jawab akademis dan upaya nyata implementasi nilai-nilai Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya dalam menanggulangi fenomena bullying. Sebanyak 17 anak usia sekolah, yang merupakan anak binaan YBKB turut berpartisipasi aktif dalam acara. Mahasiswa penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menanamkan kesadaran mendalam mengenai dampak bullying dan pentingnya komunikasi positif. Metode pelaksanaan acara ini dirancang interaktif dan partisipatif. Selain sosialisasi mendalam mengenai bullying, mahasiswa p...

Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Melalui Istighosah

  Jakarta, 9 November 2025 — Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, sekelompok mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam melaksanakan kegiatan bertema “Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Melalui Istighosah” di Asrama Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa, Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama muslim sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial bagi generasi muda. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu sore, 9 November 2025 ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dari kalangan siswa-siswi SMP dan SMA binaan yayasan tersebut. Rangkaian acara meliputi pembukaan, sharing kisah inspiratif tentang keteladanan Nabi, istighosah bersama, doa penutup, serta pemberian cinderamata kepada para peserta. Menurut ketua pelaksana, Muhamad Fiki Khalik , kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang tidak hanya menekankan teori di ruang kelas, tetapi juga aksi sosial yang membangun karakter dan ukhu...